NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DAN MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM TRADISI TINGKEBAN
Keywords:
Nilai, Pendidikan Islam, Tradisi TingkebanAbstract
Tingkeban berasal dari angka pitu atau tujuh. Tradisi ini diselenggarakan waktu calon ibu sudah hamil tujuh bulan untuk keselamatan bayi dan ibu. Nilai-nilai pendidikan islam yang terdapat dalam tradisi tingkeban adalah pendidikan dalam kandungan atau pendidikan pranatal, yaitu belajar mengesakan Allah dimulai sejak dalam kandungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan apa saja nilai-nilai pendidikan islam dan makna yang terkandung dari setiap sajian makanan yang dihidangkan dalam tradisi tingkeban dalam tradisi tingkeban masyarakat Jawa di Desa Banjarsari Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Mukomuko. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dikumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan Reduksi data, Penyajian data dan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan adanya nilai-nilai pendidikan islam dalam tradisi tingkeban di Desa Banjarsari Kec. Sungai Rumbai Kab. Mukomuko seperti nilai aqidah terlihat dari keyakinan dan kepercayaan masyarakat terhadap Allah SWT dengan ungkapan rasa syukur yang mendalam atas apa yang telah Allah berikan kepada sang ibu dan calon bayi. Nilai pendidikan syariah dalam tradisi tingkeban sangat baik karena tidak menyalahi syariat agama. Nilai pendidikan akhlak sangat baik seperti akhlak terhadap Allah SWT, memohon dan mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT, dan akhlak kepada sesama sesama yaitu, (1) menghormati orang tua, (2) adanya kebersamaan sesama warga, (3) gotong royong, (4) tolong menolong.
References
Abror, dll. (2021). Ritus Budaya Tingkeban Sebagai Perekat Sosial Pada Masyarakat Jember. At-Tazkiyah: Jurnal Pendidikan Islam, Vol 21, No. 1.
Adriana, I. (2011). Neloni, Mitoni Atau Tingkeban : Perpaduan Antara Tradisi Jawa dan Ritualitas. KARSA Vol. 19 (2), 238-247.
Ahmadi, R. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Al Munawar, S. A. H. (2005). Aktualisasi Nilai-Nilai Qur’an Dalam Sistem Pendidikan Islam. Jakarta: PT Ciputat Press
Amin, D. (2000). Islam dan Kebudayaan Jawa, Yogyakarta: Gama Media.
Anwar, C. (2014). Hakikat Manusia Dalam Pendidikan Sebuah Tinjauan Filosofis. Yogyakarta: Suka Press.
Anwar, C. (2019). Multikulturalisme, Globalisasi dan Tantangan Pendidikan Abad ke-21, Yogyakarta: Diva Press.
Ariyadi, S. (2021). Resepsi Al-Qur’an Dan Bentuk Spiritualitas Jawa Modern (Kajian Praktik Mujahadah dan Semaan Al-Qur’an Mantab Purjobati Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Serang: A-empat.
Bayuadhy, G. (2015). Upacara tingkeban adalah salah satu tradisi masyarakat Jawa. Yogyakarta: Dipta
Budiman, E. A. (2018). Ketaatan Sosial Di Dalam Tradisi Saparan Pada Masyarakat Bandungrejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Diss. IAIN SALATIGA.
Drajat, Z. (2000). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Emzir (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif: ANALISIS DATA. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Frimayanti, A. I. (2017). Implementasi Pendidikan Islam Dalam Pendidikan Agama Islam. At-Tazkiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No. II, h. 312.
Hadi, S. (2015). Metodologi Riset. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Hidayat, dkk. (2020). Makna Simbolis Tradisi Tingkeban Dalam Kehidupan Masyarakat Jawa di Kelurahan Tanjung Solok Kecamatan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Diss. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Khalil, A. (2008). Islam Jawa (Sufisme Dalam Etika dan Tradisi Islam). Malang: UIN Malang Press.
Muhaimin, Dkk, 2005, Kawasan dan Wawasan Studi Islam, Jakarta: Prenada Media
Rahman, A., & Nurhadi. (2020). Konsep Pendidikan Akhlak, Moral dan Karakter Dalam Islam, Jakarta: Guepedia.
S, Pringgawidagda. (2003). Upacara tingkeban. Indonesia: Adicita Karya Nusa.
Sada, H. J., Firdaos, R., & Sari, Y. (2018). Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Budaya Nemui Nyimah Di Masyarakat Lampung Pepaduan. At-Tazkiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2, h. 312.
Sanjaya, W. (2013). Penelitian Pendidikan, Jakarta: Kencana.
Sjarkawi. (2008). Pembentukan Kepribadian Anak, Jakarta: PT Bumi Aksara.
Sohari & Sanusi, A. (2015). Ushul Fiqh, Jakarta: Rajawali Press.
Subaidi. (2019). Pendidikan Islam Risalah Ahlu Sunnah Wal-Jama’ah An-Nadliyah Kajian Tradisi Islam Nusantara. Jawa Tengah: UNISNU PRESS
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, R&D, Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metodologi Penelitian Manajemen, Bandung: Alfabeta.
Sunarto. (2018). Pemikiran Pendidikan Islam, Kalimantan Selatan: Pena Borneo.
Ulya, I. (2018). Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Mitoni: Studi Tradisi Perempuan Jawa Santri Mendidik Anak Dalam Kndungan di Pati, Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan Islam 3, No 1, h. 126-127.
Umar, B. (2017). Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Amzah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Selvi Novtania Nurlina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
LICENSE TO PUBLISH:
1. License
Authors who publish with Insan Cendekia agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Insan Cendekia right of first publication with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license, that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Insan Cendekia.
2. Author’s Warranties
The author warrants that the article is original, written by stated author/s, has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author/s.
3. User Rights
Under the Creative Commons Attribution license, the author(s) and users are free to share (copy, distribute and transmit the contribution).
4. Rights of Authors
Authors retain the following rights:
- copyright, and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
- the right to use the substance of the article in future own works, including lectures and books,
- the right to reproduce the article for own purposes, provided the copies are not offered for sale,
- the right to self-archive the article.
5. Co-Authorship
If the article was prepared jointly with other authors, the signatory of this form warrants that he/she has been authorized by all co-authors to sign this agreement on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this agreement.
6. Termination
This agreement can be terminated by the author or Insan Cendekia upon two months’ notice where the other party has materially breached this agreement and failed to remedy such breach within a month of being given the terminating party’s notice requesting such breach to be remedied. No breach or violation of this agreement will cause this agreement or any license granted in it to terminate automatically or affect the definition of Insan Cendekia.
7. Royalties
This agreement entitles the author to no royalties or other fees. To such extent as legally permissible, the author waives his or her right to collect royalties relative to the article in respect of any use of the article by Insan Cendekia or its sublicensee.
8. Miscellaneous
The Insan Cendekia will publish the article, or arrange for its publication, provided that the editorial process is successfully completed and the journal or its sublicensee becomes obligated to publish the article. The Insan Cendekia reserves the right to edit the article for consistency in punctuation, spelling, capitalization, and style, as deemed appropriate.

