Persepsi Masyarakat Nelayan Terhadap Rencana Relokasi Permukiman Kumuh dan Pengaruhnya Terhadap Identitas Sosial Di RT. 26, Desa Kangkung
Keywords:
Relokasi, Pemukiman kumuh, identitas sosial, komunitas nelayan, arsitektur komunitasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi masyarakat nelayan terhadap rencana relokasi permukiman kumuh dan potensi pengaruhnya terhadap identitas sosial komunitas di RT. 26, Desa Kangkung, Kota Bandar Lampung. Relokasi permukiman seringkali dianggap sebagai solusi teknis terhadap permasalahan fisik kawasan, namun berisiko mengabaikan struktur sosial dan identitas kolektif masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat memandang relokasi sebagai ancaman terhadap kohesi sosial, keberlanjutan budaya pesisir, serta akses terhadap sumber penghidupan. Studi ini merekomendasikan pendekatan relokasi berbasis komunitas dan desain partisipatif yang mampu mempertahankan identitas sosial masyarakat nelayan.

