PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA LITERASI PADA ANAK USIA DINI DI PAUD RAMADHANI DESA PADANG KEDEPER BENGKULU TENGAH
Keywords:
Peran Guru, Budaya Literasi, Anak Usia DiniAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengembangan keterampilan literasi awal dapat dimulai sejak anak lahir melalui penataan lingkungan yang mendukung munculnya literasi pada anak serta kegiatan sehari-hari bersama orang tua atau keluarga lain. Saat mengenalkan literasi, guru harus memperhatikan bahwa makna dari suatu tulisansangat penting bagi anak. Anak akan lebih mudah mengenali tulisan-tulisan yang merupakan simbol sesuatu yang bermakna bagi dirinya, misalnya nama dirinya, benda kesukaannya dan barang-barang yang ada di sekitarnya. Tahap perkembangan membaca anak dapat dalam empat tahap, yaitu: (1) Tahap timbulnya kesadaran terhadap tulisan yang ditandai dengan kegemaran anak melihat-lihat dan membolak balik buku dan anak mulai menyadari bahwa buku itu penting; (2) Tahap membaca gambar, pada tahap ini anak berpura-pura membaca buku dengan mencocokkan gambarnya walaupun tidak sesuai dengan tulisan. Anak menyadari bahwa buku memiliki karakteristik tertentu, seperti judul, halaman, kata dan kalimat serta tanda baca; (3) Tahap pengenalan bacaan, dimana anak dapat menggunakan tiga sistem bahasa, seperti fonem (bunyi huruf), semantik (arti kata) dan sintaksis (aturan kata dan kalimat).; (4) Tahap membaca lancar, pada tahap ini anak sudah dapat membaca lancar berbagai jenis buku berbeda dan bahan-bahan yang langsung berhubungan dengan kehidupan mereka sehari-hari.
References
Abidin, Y. dkk. (2010). Pembelajaran Literasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Affrida, E. N. (2018). Model pembelajaran literasi dasar dalam mengembangkan kemampuan kognitif dan bahasa di taman kanak-kanak. Jurnal Wahana 70 (2).
Amalia, R. (2019). Peran Orang Tua Dalam Pengenalan Budaya Literasi Untuk Meningkatkan Kecerdasan Bahasa Anak Usia Dini 5-6 Tahun Di TK Cahaya Bunda Lhokseumawe. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7 (2).
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018).Metodologi penelitian kualitatif. Sukabumi: CV Jejak (Jejak Publisher).
Arsa, D, dkk, (2019). Literasi awal pada anak usia dini suku anak dalam dhamasraya. Jurnal ilmiah kebahasaan dan kesastraan widyaparwa, 3 (1).
Aulinda, I. F. (2020). Menanamkan Budaya Literasi Pada Anak Usia Dini Di Era Digital. Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2).
Departemen pendidikan dan kebudayaan. (1990). Kamus besar bahasa indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum,21(1), 33-54.
Fahmi, dkk, (2021). Strategi Guru Mengenalkan Konsep Dasar Literasi Dipaud Sebagai Persiapan Masuk SD/MI. Jurnal pendidikan anak usia dini,5 (1).
Fikriyah, dkk, (2020). Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Literasi Membaca Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal riset pedagogik,4 (1).
Husnaini, N. (2020). Identifikasi Pola Pengenalan Literasi Pada Anak Usia Dini Di Kota Mataram. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Ifadah, A.S. (2020). Pemahaman Konsep Budaya Literasi Baca - Tulis Untuk Anak Usia Dini, Jurnal olden Age, Universitas Hamzanwadi 4 (2).
Karlina, D. M. (2018). Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak TK B usia 5-6 Tahun Melalui Digital Storytelling Di Tk Apple Kids Salatiga Semester Itahun Ajaran 2017/ 2018. Jurnal pendidikan usia dini,12 (1).
Kemendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan & Kebudayaan RI Nomor 137 tahun 2014 tentang kurikulum 2013 Pendidikan AUD. Jakarta : Kementerian Pendidikan & Kebudayaan.
Otto, B.(2015). Perkembangan bahasa pada anak usia dini. Jakarta: Prenadamedia group.
Prayoga, A. (2021). Peran Guru Dalam Pengenalan Literasi Digital Pada Anak Usia Dini Pada Masa Covid-19 Di Tk Se-KecamatanPauh Duo. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini 4 (2).
Safitri, V. (2021). Peran Guru dalam Pembelajaran Membaca dan Menulis Melalui Gerakan Literasi di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5 (3).
Sari, D. Y. (2017). Peran guru dalam menumbuhkan literasi melalui bermain pada anak usia dini. Jurnal pendidikan anak usia dini,1 (2).
Sirajuddin. (2012). Kecenderungan Pendekatan Pembelajaran Fikih di STAIN Bengkulu. INFERENSI: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan,6(2), 301-324.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian (kualitatif, kuantitatif, dan rnd). Bandung: Alfabeta.
Sumaryanti, L. (2018). Membudidayakan Iiterasi Pada Anak Usia Dini Dengan Metode Mendongeng. Journal Basic Of Education , 3, (1).
Zubaedi. (2017). Strategi Taktis Pendidikan Karakter. Depok: Rajagrafindo Persada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Widian Winarti, Ali Akbarjono, Wiwinda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
LICENSE TO PUBLISH:
1. License
Authors who publish with Insan Cendekia agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Insan Cendekia right of first publication with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license, that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Insan Cendekia.
2. Author’s Warranties
The author warrants that the article is original, written by stated author/s, has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author/s.
3. User Rights
Under the Creative Commons Attribution license, the author(s) and users are free to share (copy, distribute and transmit the contribution).
4. Rights of Authors
Authors retain the following rights:
- copyright, and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
- the right to use the substance of the article in future own works, including lectures and books,
- the right to reproduce the article for own purposes, provided the copies are not offered for sale,
- the right to self-archive the article.
5. Co-Authorship
If the article was prepared jointly with other authors, the signatory of this form warrants that he/she has been authorized by all co-authors to sign this agreement on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this agreement.
6. Termination
This agreement can be terminated by the author or Insan Cendekia upon two months’ notice where the other party has materially breached this agreement and failed to remedy such breach within a month of being given the terminating party’s notice requesting such breach to be remedied. No breach or violation of this agreement will cause this agreement or any license granted in it to terminate automatically or affect the definition of Insan Cendekia.
7. Royalties
This agreement entitles the author to no royalties or other fees. To such extent as legally permissible, the author waives his or her right to collect royalties relative to the article in respect of any use of the article by Insan Cendekia or its sublicensee.
8. Miscellaneous
The Insan Cendekia will publish the article, or arrange for its publication, provided that the editorial process is successfully completed and the journal or its sublicensee becomes obligated to publish the article. The Insan Cendekia reserves the right to edit the article for consistency in punctuation, spelling, capitalization, and style, as deemed appropriate.

