Morfologi Permukiman Tepian Sungai Berbasis Ekonomi Kreatif: Studi Kasus Kampung Pempek Tanggo Rajo Cindo di Palembang
Keywords:
Morfologi perkotaan, Permukiman tepi sungai, Sungai Musi, Kampung Pempek, Ekonomi kreatifAbstract
Permukiman tepian Sungai Musi di Palembang merupakan entitas spasial yang terbentuk dari adaptasi panjang masyarakat terhadap lingkungan sungai. Kampung Pempek Tanggo Rajo Cindo di Kelurahan 7 Ulu menjadi fenomena unik di mana morfologi permukiman tradisional tepi air bertransformasi menjadi klaster ekonomi kreatif berbasis produksi pempek. Penelitian ini bertujuan mengkaji morfologi permukiman Kampung Pempek Tanggo Rajo Cindo melalui identifikasi pola tata ruang, tipologi bangunan, serta keterkaitannya dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan tipo-morfologi, penelitian ini menganalisis data primer hasil observasi lapangan dan wawancara, serta data sekunder dari peta dan dokumentasi historis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa morfologi kampung ini dicirikan oleh pola linier mengikuti kontur sungai dengan hirarki ruang yang khas, mulai dari area komersial di tepi sungai hingga area produksi di bagian belakang. Tipologi arsitektur didominasi rumah panggung beratap limas yang mengintegrasikan ruang produksi pempek di kolong rumah sebagai respons terhadap keterbatasan lahan dan kebutuhan sirkulasi udara. Adaptasi morfologis ini merepresentasikan hubungan dialektis antara nilai tradisi, determinasi geografis sungai, dan dinamika ekonomi kreatif kontemporer. Kampung Pempek Tanggo Rajo Cindo menawarkan model permukiman tepi air yang adaptif dan berkelanjutan, di mana identitas budaya dan vitalitas ekonomi terintegrasi dalam struktur ruangnya
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Integra STEM Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

