Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Bengkel Bus Menggunakan What-If Analysis dan Hirarc

Authors

  • Syahputra Fauzan Program Studi Teknologi Rekayasa Otomotif, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
  • Faris Humami Program Studi Teknologi Rekayasa Otomotif, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan

Keywords:

K3;, What-If Analysis;, HIRARC;, Manajemen risiko, Bengkel bus

Abstract

Keselamatan kerja pada bengkel bus perlu dikelola secara sistematis karena aktivitas perawatan melibatkan bahaya mekanis, kelistrikan, panas, bahan kimia, dan pekerjaan di bawah kendaraan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sumber bahaya, menilai tingkat risiko, dan merumuskan pengendalian risiko di Bengkel. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan telaah dokumen keselamatan. Analisis dilakukan menggunakan What-If Analysis dan Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) berdasarkan nilai likelihood dan severity. Hasil penelitian mengidentifikasi 12 sumber bahaya. Penilaian risiko menunjukkan lima aktivitas berada pada kategori sedang, enam aktivitas pada kategori tinggi, dan satu aktivitas pada kategori ekstrem. Risiko ekstrem ditemukan pada perbaikan kaki-kaki kendaraan. Pengendalian yang direkomendasikan meliputi penggunaan jack stand sesuai kapasitas, penerapan lockout-tagout, pemasangan welding curtain, peningkatan housekeeping, pemeriksaan alat kerja, pengawasan supervisor, dan penggunaan APD sesuai jenis pekerjaan.

Downloads

Published

2026-06-11