Analisis Karakteristik Kekeringan Menggunakan Standardized Precipitation Index (SPI) pada Berbagai Skala Waktu di Kota Palembang
Keywords:
Standardized Precipitation Index (SPI), ENSO, El Niño, La Niña, Lampung Barat.Abstract
Kekeringan merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang dapat memengaruhi ketersediaan sumber daya air, sektor pertanian, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kekeringan di Kota Palembang menggunakan Standardized Precipitation Index (SPI) pada skala waktu 1 bulan (SPI-1), 3 bulan (SPI-3), 6 bulan (SPI-6), dan 12 bulan (SPI-12), serta mengkaji keterkaitannya dengan fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD). Data yang digunakan berupa curah hujan bulanan produk satelit PERSIANN periode 2003–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa kejadian kekeringan paling menonjol terjadi pada tahun 2015, 2019, dan 2023. Pada skala bulanan, nilai SPI terendah tercatat pada November 2019 sebesar -1,96 yang mengindikasikan kekeringan tinggi. Pada skala musiman, kekeringan teridentifikasi pada Oktober 2015 dan Oktober 2019 dengan nilai SPI masing-masing sebesar -1,35 dan -1,15. Sementara itu, nilai SPI-6 terendah terjadi pada tahun 2023 sebesar -1,76. Analisis SPI-12 menunjukkan bahwa tahun 2014, 2015, 2019, dan 2023 merupakan periode kekeringan jangka panjang yang signifikan. Pola kekeringan yang teridentifikasi menunjukkan adanya keterkaitan dengan variabilitas iklim global, khususnya ENSO dan IOD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SPI efektif digunakan untuk memantau kekeringan pada berbagai skala waktu dan berpotensi mendukung sistem peringatan dini serta pengelolaan sumber daya air di Kota Palembang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 M Rizky Ismail

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

